Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Pages

Tuesday, December 21, 2010

TERBENTUKNYA GUNUNG API


Gunungapi terbentuk karena adanya gerakan magma sebagai arus konveksi, dimana arus tersebut menyebabkan gerakan dari kerak bumi (dikenal ada 2 kerak bumi yaitu kerak samudera/oceanic plate  dan kerak benua/daratan/continental plate). 
 Gerakan kerak tersebut juga disebut pergerakan antar lempeng (teori tektonik lempeng), terbagi menjadi 3 bentuk gerakan :
1.       Saling menjauh (divergent), menyebabkan terjadinya pemekaran kerak benua, magma keluar melalui rekahan tersebut dan membentuk busur gunungapi tengah samudera (mid-ocean ridge).
2.       Saling bertumbukan (convergent), kerak samudera menumbuk dan menunjam di bawah kerak benua, membentuk zona subdaksi (subdaction zone) dan terjadi peleburan batuan di zona tersebut, magma bergerak dan menerobos sehingga membentuk busur gunungapi tepi benua (volvcanic arc).
3.       Saling bergeser sejajar berlawanan arah (transform) antar kerak benua yangmenyebabkan timbulnya rekahan, sesar mendatar (contoh Sesar San Andreas).
Beberapa tipe/bentuk gunungapi yang sudah dikenal ialah :

1.       Tipe Perisai (Shield Vulcanoes type)/Tipe Hawai, gunungapi yang mengeluarkan lava bersifat encer dan membentuk gunung tersebut, lereng berbentuk landai.
2.       Tipe Kerucut Piroklastik (Cinder cone type), gunungapi yang tersusun oleh material piroklastik berupa bom, lapili, abu, kerikil, pasir.
3.       Tipe Maar, gunungapi ‘terpancung’ membentuk kawah seperti mangkuk dengan lebar kawah relativ lebih besar dari tinggi dinding kawah, lereng landai, sifat lava kental. 
4.       Tipe Kaldera (Caldera type), terbentuk akibat letusan yang sangat besar sehingga bagian atas ‘terpancung’, dan membentuk kawah yang lebar lebih dari 2 km.
5.       Tipe Strato (Strato type, composite volcano type), terbentuk oleh muntahan material gunungapi berupa piroklastik yang berselingan dengan lava.
6.       Tipe Kubah Lava (lava dome type), material yang dikeluarkan berupa lava bersifat kental yang membentuk badan gunungapi tersebut, kelerengan umumnya simetri.

0 comments: