Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Pages

Wednesday, February 1, 2012

'A Big Thing' of Small Friend :)

pagi sobat.. :)
mo sedikit 'curhat' nih..
pagi ni saya sedikit 'tersentil' sekaligus tersentuh oleh kelakuan seekor semut *maklum ja kostan saya ato
lebih tepatnya kamar saya, sering dikunjungi oleh sobat yang tak diundang ini :D*
ya, sobat2 kecil ini sering banget mampir, padahal meskipun sedikit joji, sudah lama saya menjaga kamar ini tetap rapi dan bersih.. tapi entahlah, takdir berkata lain *xoxo.. lebayyyy..
oke.. ceritanya saya yang lagi asyik mainin laptop tiba2 dikejutkan oleh seekor semut yang melintas deket printer.. kalo cuma melintas doang, saya tentu ga akan terkejut sangat.. tapi masalahnya semut itu melintas dengan membawa semut lain yang meninggal..
karena ga sempet memfoto, kira2 gambarannya seperti ini

melihatnya, saya langsung penasaran kenapa semut suka membawa temannya yang sudah mati. apakah buat dimakan? di 'mumi' kan? ato buat apa?
Iseng2.. lalu saya googling mencari tau alasannya, and thennnn... i found it 4m this site, yang bilang "Ketika seekor semut mati, teman satu sarangnya dengan segera mengevakuasi dan menyingkirkannya. Dengan begitu, risiko koloni tersebut terinfeksi suatu wabah penyakit dapat diminimalisir"..

hmmm.. langsung ngerasa amazing.. wao.. ternyata mereka sangat cerdas!
sekaligus miris.. karena ngerasa ternyata selama ini kamar tercinta saya dijadikan koloni semut, alias semut2 itu tinggal disini, bukan cuma mampir.. hiks2.. T.T
mestinya 'sobat kecil' itu juga bayar kosn dunk.. masa cuma numpang doang :P

lalu terlintas dibenak saya, bagaimana dengan manusia? bukankah kita adalah makhluk Tuhan yang paling cerdas dan berakal?
ya.. tentu kita cerdas *harusnya kita lebih cerdas dari semut, karena Allah sudah memberi kecerdasan yang lebih pada kita, dibanding semut :)
dan kita juga tahu bagaimana cara hidup yang 'manusiawi'. tapi, pertanyaannya.. apakah selama ini kita menjalankannya ato cuma sekedar tahu??

kalo nonton tipi, pasti berita mengenai killer yang meninggalkan korbannya begitu saja dah ga asing lagi.. *kiamat makin dekat ya sobat, posting berikutnya kita bahas ini ya ;)
miris ga sih sob kalo denger berita kaya gitu? suka kepikir ga, kemana ya 'kecerdasan' kita? 
kalo dipikir, semut tersebut "menyingkirkannya supaya risiko koloni tersebut terinfeksi suatu wabah penyakit dapat diminimalisir", lalu bagaimana dengan kita? dengan melakukan perbuatan seperti yang diberitakan di tipi tersebut, kita bukan saja menebar bibit wabah penyakit lahir sobat, tapi juga penyakit bathin :)
karena berawal dari 1, semakin banyak dan sering, lalu jadilah kebiasaan.. Naudzubillahimindzalik..
*berharap kehidupan kita semakin 'manusiawi' kedepannya, dan berita2 seperti diatas ga muncul lagi :)

kesimpulannya, seekor semut saja tahu dan mempraktekan bagaimana cara memperlakukan temannya ato katakanlah speciesnya yang mati dengan alasannya.. tentu saja kita harus 'lebih' dari semut tersebut, karena kita juga punya alasan untuk hidup, memperlakukan yang hidup, dan memperlakukan yang sudah meninggal dengan 'manusiawi' :)


0 comments: