Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Pages

Monday, January 7, 2013

Surat buat Wakil Rakyat..


 
    Untukmu yang duduk sambil diskusi
    Untukmu yang biasa bersafari
    Di sana, di gedung DPR
    Wakil rakyat kumpulan orang hebat
    Bukan kumpulan teman-teman dekat
    Apalagi sanak famili
    Di hati dan lidahmu kami berharap
    Suara kami tolong dengar lalu sampaikan
    Jangan ragu jangan takut karang menghadang
    Bicaralah yang lantang jangan hanya diam
    Di kantong safarimu kami titipkan
    Masa depan kami dan negeri ini
    Dari Sabang sampai Merauke
    Saudara dipilih bukan dilotre
    Meski kami tak kenal siapa saudara
    Kami tak sudi memilih para juara
    Juara diam, juara he’eh, juara ha ha ha……
    Wakil rakyat seharusnya merakyat
    Jangan tidur waktu sidang soal rakyat
    Wakil rakyat bukan paduan suara
    Hanya tahu nyanyian lagu ’setuju’
-Iwan Fals-

Mau dibawa kemana negeri ini?
Ketika anda yang disana, sang nahkoda
Sibuk menyelamatkan diri
Sibuk menimbun pundi-pundi
Sibuk wara-wiri ke luar negeri

Mau dibawa kemana negeri ini?
Ketika kalian yang disana, para pemimpin
Sibuk dengan kantong sendiri
Sibuk dengan pencitraan diri
Sibuk dengan sanak famili

Kami membayar, ingatkah?
Bukan untuk tidur waktu sidang
Bukan untuk ‘studi banding’
Apalagi simpanan
Kami membayar, sadarkah?
Dengan tetesan keringat dari sawah
Dengan peluh becak yang dikayuh
Hey, apakah gaji kurang sehingga kalian korupsi?
Bagaimana keluarga, kenapa banyak perselingkuhan, pelecehan?

Memimpin diri saja tidak becus
Bagaimana mau memimpin kami?
Terpikirkah mengentaskan kemiskinan?
Terpikirkah solusi anak bangsa yang terbengkalai pendidikannya?
Terpikirkah keamanan, keselamatan kami?
Bahkan kamu tidak peduli keluargamu
Bagaimana kamu peduli pada rakyatmu?
Kamu hanya peduli perutmu

Oi.. lihatlah di ujung Tenggara
Bahkan mereka jauh dari 4 sehat 5 sempurna
Lihatlah Sidoarjo, berapa jiwa yang terguncang
Tengok anak bangsa, bahkan lebih suka di jalan daripada di kelas

Kenapa?
Bagaimana?
Kemana?
Kapan?

Belajarlah sedikit memanusiakan kami
Mencerdaskan kami, mempercaya-kan kami
Bukan, bukan demi pencitraan
Bukan bentuk konspirasi
Bukan untuk organisasi
Hanya untuk negeri

3 comments:

febry gumilar said...

sekalian donk ama lagunya manusia setengah dewa..
:)

febry gumilar said...

Tambahin lagunya Manusia Setengah Dewa donk..

Nani said...

sip.. di postingan berikutnya mungkin ya.. :)